Tanah Airku Indonesia


Berguna
October 22, 2008, 11:31 am
Filed under: Uncategorized

Menjadi berguna adalah keinginan umum kita, atau hampir semua dari kita. Itu jugalah yang menjadi motivasi saya terus menulis blog ini, saya ingin menjadi berguna untuk Anda melalui tulisan-tulisan ini. Namun, sering kali saya menghadapi kebuntuan dalam menentukan topik apa yang akan berguna untuk Anda, mengingat kepentingan, permasalahan, dan kebutuhan Anda masing-masing kian beragam.

Jika ada satu nasihat yang berguna untuk Anda semua, itu adalah, “Jadilah Berguna!” Tidak peduli apapun yang Anda hadapi, saat Anda berusaha untuk menjadi berguna, Anda akan mendapati diri Anda di kondisi yang lebih baik. Jangan hanyut oleh masalah, tinggalkan sejenak masalah Anda dan cobalah berpikir bagaimana Anda bisa berguna untuk orang lain. Kepuasan karena menjadi berguna akan memberi tenaga untuk maju lagi.



Belajar untuk Menulis untuk Belajar
October 19, 2008, 11:31 am
Filed under: Uncategorized

Menulis adalah suatu tindakan yang telah diajarkan kepada kita sejak kecil. Dimulai dengan huruf-huruf, yang kemudian disusun membentuk kata-kata,  lalu dihubungkan menyusun kalimat, dan dirangkai menjadi sebuah karya sastra yang indah.

Beberapa hari ini saya mencoba menggali inspirasi untuk menorehkan sesuatu yang baru di atas kertas elektronik ini. Saya membaca banyak sumber berita dan fakta sambil memeras otak dengan harapan menemukan gagasan untuk dituangkan di sini. Saya belajar, untuk menulis.

Pepatah berkata, “Anda belum benar-benar belajar tentang sesuatu, jika Anda tidak mampu menuliskan apa yang Anda pelajari.” Cukup benar kalimat tersebut dalam kehidupan saya sehari-hari. Saat saya menuliskan pelajaran yang saya dapatkan, semakin dalam saya mengerti. Saya menulis, untuk belajar.

Saya belajar untuk menulis untuk belajar. Jadi, dalam sebuah proses menulis terdapat dua tahap pembelajaran, yang pada akhirnya menghasilkan pengetahuan dan pengertian yang lebih mendalam. Menulis sudah diajarkan sejak kecil, tetapi sering dilupakan betapa bermanfaatnya menulis untuk kita.



Rinduku
October 15, 2008, 2:44 am
Filed under: Uncategorized

Hari ini mendung, hujan rintik-rintik membasahi jendela kamarku. Tirai kututup rapat-rapat, lampu kumatikan, lalu aku berbaring santai di ranjangku yang nyaman. Lagu-lagu Sheila on 7 mengalun mengiringi pikiranku yang melayang ke masa lalu. Entah mengapa lagu-lagu Sheila selalu menyeret ingatanku ke masa-masa SMA-ku.

Kubayangkan ruang kelasku yang dulu, sudut di mana aku selalu duduk menatap kosong ke jendela, papan tulis hijau yang selalu kuabaikan, sampai ke pintu kaca yang dulu menjadi sumber kasus dengan Bu Cahyo. Sungguh menyenangkan saat-saat itu, tidak ada sedikitpun beban yang menindih dan menghimpit pikiranku. Setiap hari aku bisa bertemu dan berkumpul dengan teman-teman, membicarakan segala hal yang tidak penting, bermain kartu sampai jam istirahat, bermain basket sampai basah kuyup, berjalan-jalan berkeliling sekolah saat dikeluarkan dari kelas akibat baju yang basah oleh keringat, berkumpul di ruang OSIS, menjalankan rapat yang panjang dan menyenangkan, dan semua hal-hal lain yang sangat kurindukan, tetapi tidak lagi bisa aku lakukan.

Rasa senang dan sedih bercampur-aduk di dalam hatiku. Senang mengenang kembali masa-masa paling menyenangkan dalam 22 tahun hidupku, tetapi sedih mengetahui masa-masa itu telah berlalu dan tidak akan kembali. Bagi Kalian yang masih duduk di bangku sekolah, khususnya SMA, dengarkan nasihat dariku, nikmatilah waktumu, kerjakan semua yang bisa Kalian lakukan, yang ingin Kalian lakukan, jangan membuang-buang waktumu mengeluh tentang ulangan, ujian, ataupun pekerjaan rumah kalian. Karena, percayalah, setelah semua itu berlalu, Kalian akan merasa ulangan dan pekerjaan rumah itu sangat menyenangkan dibandingkan semua tanggung jawab yang akan Kalian pikul.

Bila Chairil Anwar berkata, “Aku ingin hidup seribu tahun lagi,” aku ingin berteriak, “Aku ingin menikmati SMA seribu tahun lagi!”



Pemilu
October 11, 2008, 12:50 pm
Filed under: Uncategorized

Kurang dari sebulan lagi pemilihan presiden Amerika Serikat akan dilaksanakan. Acara ini adalah salah satu agenda penting yang paling dinantikan oleh seluruh rakyat AS, bahkan masyarakat internasional pada umumnya. Sebagai pemimpin sebuah negara adidaya, presiden AS diharapkan mampu membawa AS, pada khususnya, dan dunia, pada umumnya, ke suatu tahap yang lebih baik daripada sebelumnya.

Satu tahun ke depan, bangsa Indonesia juga akan menyongsong pemilihan umum, pesta demokrasi rakyat Indonesia. Hiruk-pikuk antusiasme masyarakat Indonesia menghadapi acara ini tidak kalah dari AS. Hal yang berbeda hanyalah penyampaian visi dan misi dari tiap partai, maupun setiap calon presiden. Bolehlah kita belajar untuk menjadi lebih dewasa berpolitik dengan menengok kampanye para calon presiden AS.

Baik senator Obama maupun McCain telah dihadapkan pada masalah-masalah konkrit yang dialami oleh AS, termasuk krisis finansial dan resesi yang tengah melanda dunia. Setiap jawaban yang diungkapkan maupun sikap yang diambil oleh kedua calon dengan terbuka dan cepat disampaikan ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kita bisa mengakses hasil tanya-jawab dengan kedua calon, bahkan posisi terbaru kedua calon di pemungutan suara dari setiap daerah di AS dengan mudah melalui internet, siaran berita, atau majalah-majalah.

Agak disayangkan malah, kita cenderung lebih sulit mencari sumber-sumber untuk mengetahui secara jelas visi dan misi para calon, peta kekuatan mereka di setiap daerah, maupun bagaimana tiap calon menyikapi berbagai permasalahan yang dihadapi Indonesia. Mungkin inilah penyebab lemahnya kesadaran politik masyarakat Indonesia dalam memilih siapa yang akan menjadi pemimpin mereka. Sebab siapa yang akan kita pilih, jika kita tidak tahu siapa yang menurut kita terbaik? Bagaimana kita tahu siapa yang menurut kita terbaik, bila sedikit informasi tentang mereka yang disampaikan?

Semoga di masa yang akan datang, secepatnya, pemerintah dapat mengadakan lebih banyak acara tanya-jawab yang berkualitas, stasiun-stasiun televisi menyiarkan lebih banyak kupasan tentang para calon wakil rakyat yang obyektif, majalah-majalah dan surat kabar menyiarkan lebih banyak perkembangan terbaru tentang persiapan pemilu. Pengorbanan mungkin diperlukan, pengurangan jam tayang sinetron, lebih sedikit kolom gosip, ataupun pemangkasan acara-acara lain yang relatif kurang membangun.

Mari kita bersama sukseskan pemilu 2009!



Ketika Aku Sudah Tua
October 9, 2008, 11:34 am
Filed under: Uncategorized

Mempunyai cita-cita dan mimpi adalah hal yang indah dan memberi kita semangat untuk menjalani hidup ini dengan penuh arti. Namun, janganlah kita terlalu fokus pada apa yang ada di masa depan, sampai melalaikan masa kini dan melupakan masa lalu.

Kutipan berikut ini saya cantumkan untuk mengingatkan kita semua akan cinta kasih orang tua.

Ketika aku sudah tua dan bukan lagi aku yang semula, mengertilah, bersabarlah sedikit kepadaku.

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.

Ketika aku berulang-ulang mengatakan sesuatu yang telah bosan kau dengarkan, bersabarlah mendengarkan dan jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku harus selalu mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tertidur.

Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, janganlah marah kepadaku. Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?

Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.

Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku, seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka. Mengertilah tentang aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan. Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku. Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur. Dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.



Terima Kasih
October 8, 2008, 8:29 am
Filed under: Uncategorized

Hanya itu yang bisa saya sampaikan selaku penulis blog ini kepada Saudara sekalian yang telah berpartisipasi memberikan komentar-komentar pada tulisan-tulisan saya. Beberapa bahkan memberikan kritik-kritik terhadap kesalahan penulisan saya, yang sangat saya hargai dan harapkan untuk terus disalurkan pada tulisan-tulisan selanjutnya.

Perdebatan yang terjadi adalah hal yang wajar dan membangun, asalkan dilandasi dengan sikap moral yang tidak memaksakan pendapat sendiri. Saya sangat gembira bila halaman saya bisa menjadi ajang diskusi mengenai struktur berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Karya ini hanyalah sebuah saluran untuk mendukung kebangkitan budaya bangsa Indonesia, Andalah pelaku-pelakunya. Mari kita teruskan perjalanan membangun kesadaran yang masih panjang ini bersama-sama!



Susu Indonesia
October 6, 2008, 10:47 pm
Filed under: Uncategorized

Beberapa hari yang lalu saya pergi berbelanja ke salah satu pasar swalayan terkemuka di Singapura. Harapan saya adalah dapat menemukan susu coklat merk Greenfields yang saya sukai dan yang begitu jarang ditemui di pasar swalayan lainnya.

Setelah beberapa lama berputar-putar mencari lorong bagian susu dan produk-produk olahannya, akhirnya saya menemukan yang saya cari-cari. Betapa terkejutnya saya, ketika saya mengulurkan tangan mengambil susu coklat tersebut, seorang bibi pegawai di pasar swalayan tersebut menegur saya, berkata, “Coba yang ini saja, jangan yang itu, buatan Indonesia, tidak bagus.” Spontan, saya membalas, “Maaf, Bu. Saya orang Indonesia, saya suka yang ini, enak!” sambil meninggalkan dia dengan hati jengkel.

Bukannya saya beranggapan bahwa susu buatan Indonesia adalah yang paling enak dan baik. Bukan juga saya adalah seorang nasionalis yang berpandangan sempit yang hanya mau membeli barang buatan Indonesia. Saya hanya tidak suka sikap mereka yang memandang rendah Indonesia. Sejelek-jeleknya kondisi di Indonesia, Indonesialah yang telah membuat saya menjadi saya yang sekarang ini.

Saya bangga dan bersyukur menjadi seorang Indonesia, Kamu?



Pertahanan Barang-barang Purbakala
October 4, 2008, 9:40 am
Filed under: Uncategorized

DotA atau Defense of the Ancients, yang bila diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Indonesia berarti pertahanan barang-barang purbakala, adalah sebuah permainan elektronik melalui jaringan lokal atau internet. Permainan ini layaknya pertandingan bola basket, dimainkan oleh 2 tim bertentangan yang masing-masing beranggotakan 5 pemain.

Permainan ini mulai populer sejak tahun 2004 dan terus berkembang di kalangan anak muda sampai saat ini. Bila Anda berkunjung ke warnet terdekat, besar kemungkinan Anda akan mendapati sejumlah pemuda bahkan pemudi yang sedang asyik bermain DotA. Mulai dari mereka yang sekedar bermain sesaat untuk mengisi waktu luang, sampai yang menjadikan permainan tersebut kegiatan utama dalam kehidupan sehari-harinya.

Banyak pandangan negatif datang khususnya dari kaum orang tua tentang permainan ini. Mereka merasa anak-anak mereka menghabiskan banyak waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk meningkatkan studi mereka. Pendapat ini tidak bisa disangkal kebenarannya saat Anda menyaksikan banyak pelajar yang bahkan rela bolos sekolah atau menginap di warnet untuk bermain. Secara pribadi, saya juga menentang kegiatan semacam ini.

Namun, ada sisi-sisi positif yang mungkin terabaikan saat kita menilai permainan ini. DotA meningkatkan semangat kompetitif para pemainnya. DotA juga menuntut kerja sama yang tinggi, yang berarti mengurangi individualisme dan egoisme. Dalam kompetisi dengan peraturan yang jelas, sportifitas para pemain juga wajib dijaga, tim yang melanggar nilai-nilai sportifitas akan mendapatkan sanksi yang tentunya tidak diinginkan.

Di saat bangsa Indonesia mengalami penurunan prestasi di tingkat Internasional, tahukah Saudara bahwa tim DotA Indonesia telah menuai banyak prestasi di Asia, bahkan dunia? Jika belum tahu, Anda bisa mencari berita dan fakta mengenai fnatic, tim DotA yang beranggotakan 5 pelajar Indonesia asli. Pemuda-pemudi Indonesia telah menunjukkan potensi mereka, sekarang adalah giliran pemerintah untuk membina bibit-bibit unggul ini untuk menorehkan prestasi lebih tinggi lagi demi nama baik Indonesia.



Pancasila
October 2, 2008, 11:25 am
Filed under: Uncategorized

Pancasila

1. Ke-Tuhanan yang Maha Esa

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Telah lebih dari empat tahun saya lulus dari sekolah menengah atas, sempat saya terhenyak saat mendengar kata Pancasila. Begitu akrab namun begitu asing terdengar.

Saya yakin Saudara juga pernah mengalami hal yang sama, bahkan mungkin saat ini hal itu terjadi. Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia, cenderung hanya menjadi teori yang berlalu seiring bertambahnya usia kita. Beberapa orang merasa butir-butir dari Pancasila hanyalah kalimat-kalimat klise yang sekedar dirumuskan secara formal untuk melengkapi keberadaan sebuah negara dan bangsa.

Pernahkah terlintas di benak Anda betapa indahnya jika kelima butir Pancasila tersebut benar-benar diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia? Negara kita akan menjadi negara yang bertakwa kepada Tuhan, mencintai sesama tanpa membedakan suku atau ras, bersatu-padu membangun perekonomian, sejahtera, dan adil. Pastilah semua akan senang dan bangga menjadi seorang Indonesia.

Kedengarannya mustahil, namun tidak ada salahnya kita mulai bertindak dari hal-hal kecil dan sederana. Cita-cita adalah seperti bintang, Anda mungkin tidak pernah dapat menggapainya, namun seperti para pelaut, Anda menjadikannya pedoman dan mengikutinya untuk mencapai tujuan.



Mari kita gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar!
October 1, 2008, 9:51 pm
Filed under: Uncategorized

Selamat datang di halaman saya! Semoga apa yang tertulis di sini bermanfaat bagi Anda yang membacanya.

Disadari atau tidak, rasa kebanggaan sebagai seorang Indonesia makin lama makin menyusut di dalam jiwa putra-putri bangsa kita. Secara pribadi, saya merasa prihatin dan sedikit kecewa dengan keadaan yang terjadi. Namun inilah realita, dan apa yang bisa saya lakukan lebih penting daripada apa yang saya rasakan.

Berdasarkan kenyataan itulah saya menulis blog ini, dengan tujuan untuk menghembuskan sedikit angin segar yang membawa semangat nasionalisme bagi para pembaca. Semua isi blog ini tertera dalam bahasa Indonesia,  sesuai dengan ejaan yang disamakan. Marilah kita mulai membangun kembali kesadaran sebagai seorang Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.