Filed under: Uncategorized
Kurang dari sebulan lagi pemilihan presiden Amerika Serikat akan dilaksanakan. Acara ini adalah salah satu agenda penting yang paling dinantikan oleh seluruh rakyat AS, bahkan masyarakat internasional pada umumnya. Sebagai pemimpin sebuah negara adidaya, presiden AS diharapkan mampu membawa AS, pada khususnya, dan dunia, pada umumnya, ke suatu tahap yang lebih baik daripada sebelumnya.
Satu tahun ke depan, bangsa Indonesia juga akan menyongsong pemilihan umum, pesta demokrasi rakyat Indonesia. Hiruk-pikuk antusiasme masyarakat Indonesia menghadapi acara ini tidak kalah dari AS. Hal yang berbeda hanyalah penyampaian visi dan misi dari tiap partai, maupun setiap calon presiden. Bolehlah kita belajar untuk menjadi lebih dewasa berpolitik dengan menengok kampanye para calon presiden AS.
Baik senator Obama maupun McCain telah dihadapkan pada masalah-masalah konkrit yang dialami oleh AS, termasuk krisis finansial dan resesi yang tengah melanda dunia. Setiap jawaban yang diungkapkan maupun sikap yang diambil oleh kedua calon dengan terbuka dan cepat disampaikan ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kita bisa mengakses hasil tanya-jawab dengan kedua calon, bahkan posisi terbaru kedua calon di pemungutan suara dari setiap daerah di AS dengan mudah melalui internet, siaran berita, atau majalah-majalah.
Agak disayangkan malah, kita cenderung lebih sulit mencari sumber-sumber untuk mengetahui secara jelas visi dan misi para calon, peta kekuatan mereka di setiap daerah, maupun bagaimana tiap calon menyikapi berbagai permasalahan yang dihadapi Indonesia. Mungkin inilah penyebab lemahnya kesadaran politik masyarakat Indonesia dalam memilih siapa yang akan menjadi pemimpin mereka. Sebab siapa yang akan kita pilih, jika kita tidak tahu siapa yang menurut kita terbaik? Bagaimana kita tahu siapa yang menurut kita terbaik, bila sedikit informasi tentang mereka yang disampaikan?
Semoga di masa yang akan datang, secepatnya, pemerintah dapat mengadakan lebih banyak acara tanya-jawab yang berkualitas, stasiun-stasiun televisi menyiarkan lebih banyak kupasan tentang para calon wakil rakyat yang obyektif, majalah-majalah dan surat kabar menyiarkan lebih banyak perkembangan terbaru tentang persiapan pemilu. Pengorbanan mungkin diperlukan, pengurangan jam tayang sinetron, lebih sedikit kolom gosip, ataupun pemangkasan acara-acara lain yang relatif kurang membangun.
Mari kita bersama sukseskan pemilu 2009!
4 Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
wakakak.. gak laku coi.. gak ada yang komen lagi… gak menarik nih
Shandy 10.12.08 @ 10:13 pmada pasang ada surut, kadang rame kadang sepi, saya hanyalah penulis yang berusaha menyediakan yang terbaik dan paling menarik, keputusan tetap di tangan pembaca. semoga tulisan2 selanjutnya lebih bermanfaat. wkwkwkwkwkwk
henryhendrawan 10.13.08 @ 1:32 amHidup Obama!!! Let me be your second wife.
georgeandthedragon 10.13.08 @ 7:20 amHidup Obama juga!!
benny 10.13.08 @ 5:18 pmLet me be Michelle Obama’s second husband lol…