Filed under: Uncategorized
DotA atau Defense of the Ancients, yang bila diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Indonesia berarti pertahanan barang-barang purbakala, adalah sebuah permainan elektronik melalui jaringan lokal atau internet. Permainan ini layaknya pertandingan bola basket, dimainkan oleh 2 tim bertentangan yang masing-masing beranggotakan 5 pemain.
Permainan ini mulai populer sejak tahun 2004 dan terus berkembang di kalangan anak muda sampai saat ini. Bila Anda berkunjung ke warnet terdekat, besar kemungkinan Anda akan mendapati sejumlah pemuda bahkan pemudi yang sedang asyik bermain DotA. Mulai dari mereka yang sekedar bermain sesaat untuk mengisi waktu luang, sampai yang menjadikan permainan tersebut kegiatan utama dalam kehidupan sehari-harinya.
Banyak pandangan negatif datang khususnya dari kaum orang tua tentang permainan ini. Mereka merasa anak-anak mereka menghabiskan banyak waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk meningkatkan studi mereka. Pendapat ini tidak bisa disangkal kebenarannya saat Anda menyaksikan banyak pelajar yang bahkan rela bolos sekolah atau menginap di warnet untuk bermain. Secara pribadi, saya juga menentang kegiatan semacam ini.
Namun, ada sisi-sisi positif yang mungkin terabaikan saat kita menilai permainan ini. DotA meningkatkan semangat kompetitif para pemainnya. DotA juga menuntut kerja sama yang tinggi, yang berarti mengurangi individualisme dan egoisme. Dalam kompetisi dengan peraturan yang jelas, sportifitas para pemain juga wajib dijaga, tim yang melanggar nilai-nilai sportifitas akan mendapatkan sanksi yang tentunya tidak diinginkan.
Di saat bangsa Indonesia mengalami penurunan prestasi di tingkat Internasional, tahukah Saudara bahwa tim DotA Indonesia telah menuai banyak prestasi di Asia, bahkan dunia? Jika belum tahu, Anda bisa mencari berita dan fakta mengenai fnatic, tim DotA yang beranggotakan 5 pelajar Indonesia asli. Pemuda-pemudi Indonesia telah menunjukkan potensi mereka, sekarang adalah giliran pemerintah untuk membina bibit-bibit unggul ini untuk menorehkan prestasi lebih tinggi lagi demi nama baik Indonesia.
7 Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
mati la…. ga penting banget ini postnya… hahahhaha
asalim 10.04.08 @ 10:44 ampertahanan barang2 purbakala….
yoi ini lim. moga2 menjadi inspirasi. wkwkwkkw
henryhendrawan 10.04.08 @ 11:32 amwikipedia berbahasa indonesia.. =P
benny 10.05.08 @ 8:49 amciee cieee… Tepatnya, tim DotA yg beranggotakan 5 org pelajar indonesia yg berdomisili di singapura dan telah berhasil mewakili salah satu universitas ternama di Singapura dalam ajang kompetisi DotA yg diadakan di Dhoby Gaut. Namun apadaya, teknik blom cukup tinggi sehingga tidak mampu memenangkan kompetisi ini. hahahaa =P
frozen wind 10.05.08 @ 10:02 amEnak aja yul.. menang yah juara 2.. biar gak juara satu.. udah prestasi atuh.. pake perjuangan itu.. tiap minggu minimum 5 game… tp gak pake si cupu satu ini.. tekniknya kurang dia.. feeder sih.. hauhauhau
Shandy 10.05.08 @ 7:15 pmbertobatlah kawan2…. uda kerja… saatnya berhenti dari dota… maen RO 2 aja tar kalo dah kluar…. lebih nyante maennya… hahahha
ardy 10.07.08 @ 12:46 amyes
pembantai 10.07.08 @ 2:34 am